Cukur Rambut

Dilema Pandemi Covid-19, Cukur Rambut atau Tidak?

Posted by

Beberapa bulan belakangan ini merupakan waktu yang sangat sulit bagi kita semua, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan sebagian besar aktivitas orang-orang diluar rumah menjadi berkurang. Pemerintah pun saat ini sedang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga beberapa kantor/perusahaan pun harus melakukan kebijakan Work from Home bagi seluruh karyawannya.

Tidak hanya disitu, usaha kecil dan menengah pun jadi terkena imbasnya, salah satunya contohnya ada dalam kasus saya kali ini yaitu tukang cukur. Karena adanya pandemi ini, beberapa tempat cukur di dekat rumah saya terlihat sudah tidak beroperasional beberapa minggu ini. Hal ini pun jadi berefek ke diri saya.

Sebenarnya ini dilema bagi saya, terakhir saya cukur rambut itu di akhir bulan Februari, dan hingga saat ini saya belum cukur rambut lagi karena pandemi tersebut. Saya mau cukur rambut, tapi tempat cukur pada tutup, kalaupun ada beberapa yang masih beroperasional, tapi pas didatangi pasti selalu ada antrian yang cukup lama, ditambah karena virus ini dapat menular dengan cepat ke orang lain, ada kemungkinan malah di tempat cukur tersebut virus itu menular dari seseorang yang tidak kita ketahui. Kita juga tidak tau, peralatan cukur seperti gunting, alat cukur elektrik, dan juga kain yang ada disana itu bersih dari virus atau tidak, karena dipakai oleh banyak orang yang cukur sebelumnya.

Baca juga : Perjalanan panjang dari Bekasi menuju Jakarta

Sedangkan kalau tidak cukur juga ini rambut kepala lama-lama panjang, ntar malah jadi seperti trend pria tempo dulu, dimana rambut panjang itu merupakan suatu style yang keren. Dan kalau keren nya itu seperti personel band Dewa 19 jaman dulu sih gapapa seperti ini

Dewa 19

Tapi kalau saya nanti malah khawatirnya jadi tidak keren dan terlihat seperti gembel yang tidak bisa mengurus rambutnya 😀 dan bisa lebih parah kalau dilihat calon mertua nanti 😀

Oleh karena itu, Alhamdulillah bapak saya punya bakat terpendam, daripada saya harus mencari tukang cukur keliling, ataupun memanggil tukang cukur untuk datang kerumah, saya minta bantuan bapak saya saja untuk minimal merapikan rambut saya yang mulai panjang dan tidak terurus ini.

Berbekal gunting, sisir, semprotan air dan cermin, dimulailah pemotongan rambut pertama saya di masa pandemi ini, dimulai dari rambut pinggir kanan dan kiri, dipotong hingga tersisa 1 cm, kemudian rambut bagian atas di potong dan dirapikan sedikit, kemudian rambut belakang juga

Hasil akhir memang tidak sesempurna cukur di tempat cukur biasa, namun minimal hasil akhir rambut saya jadi lebih rapi dari sebelumnya. Rambut samping yang sebelumnya sudah melewati daun telinga, itu sudah dicukur, rambut atas yang sebelumnya kusut dan amburadul, saat ini sudah bisa disisir kembali. Dan satu tips terakhir dari saya, supaya makin rapi, bisa pakai pomade supaya rambut selalu terlihat klimis 😀

Akhir dari postingan ini, saya ucapkan terima kasih untuk bapak saya yang sudah mencukurkan rambut saya menjadi lebih rapi dari sebelumnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.